Kadindik Jatim Beri Bantuan Sembako Kepada Guru SMK Bhineka Tunggal Ika dan Menyerahkan Ijazah Alumni SMAK Yos Sudarso Kota Batu

Kadindik Jatim Aries Agung Paewai bersama rombongan saat mengunjungi kediaman salah seorang guru SMK Bhineka Tunggal Ika di Desa Junrejo, Kota Batu.

KOTA BATU, SMAN 2 BATU- Syahrul Ramadhani, salah seorang guru SMK Bhineka Tunggal Ika Kota Batu yang berdomisili di Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu mendapat kehormatan dikunjungi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP. MM dan Kacabdindik Kota Malang-Kota Batu, Dr. Hj. Hastini Ratna Dewi, M.Pd. dan Kepala SMAN 2 Batu, Wartono, S.Pd. S.IP. M.Pd. di kediamannya, Rabu (26/11/25) sore.

Kedatangan orang nomor satu di lingkungan Dindik Provinsi Jawa Timur itu dalam rangka silaturrahmi dan memberikan bantuan sembako dan uang tali asih kepada Syahrul Ramadhani yang telah lama mengabdi sebagai guru di SMK Bhineka Tunggal Ika.

“Hanya silahturahmi di hari guru, Mas. Pengen memberikan apresiasi kepada guru-guru yang telah lama mengabdi dengan gaji hanya 300 ribu per bulan,” ujar Kadindik Aries, Rabu (26/11/25) sore.

Selain memberikan bantuan kepada Syahrul Ramadhani, Aries Agung Paewai bersama rombongan juga menyaksikan penyerahan ijazah salah satu alumni SMAK Yos Sudarso Kota Batu yang belum diambil bertempat di sekolah setempat.

Kadindik Jatim, Aries Agung Paewai saat mendengarkan penjelasan orang tua alumni yang ijazahnya sempat ‘tertahan’ karena ada kurang komunikasi antara alumni dengan pihak sekolah.

Menurut Sr.Petronela Ntimuk, CP. S.Pd. M.Pd., Kepala SMAK Yos Sudarso Kota Batu, belum diambilnya ijazah salah satu alumni SMAK Yos Sudarso tersebut karena kurangnya komunikasi antara alumni yang bersangkutan dengan pihak sekolah sehingga sampai saat ini ijazahnya belum diambil. Pihaknya berharap, ijazah yang sudah diterima tersebut dapat bermanfaat untuk keperluannya mencari kerja atau melanjutkan cita-citanya.

Sementara itu, Kadindik Aries Agung Paewai menuturkan, sekolah swasta memiliki ketentuan-ketentuan maupun kebijakan tersendiri dalam penyerahan ijazah alumninya. Namun pihaknya berharap ada kebijakan khusus bagi alumni sekolah swasta yang berasal dari keluarga kurang mampu.

“Ya, masing-masing sekolah swasta tentu punya kebijakan dan ketentuan-ketentuan terkait ijazah bagi siswanya. Namun saya berharap pihak sekolah swasta bisa memberikan keringanan bagi siswanya yang lulus dan mungkin masih ada tanggungan bisa diberikan keringan dan perhatian khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu,” harap Aries usai menyerahkan ijazah kepada salah satu alumni SMAK Yos Sudarso.

Kadindik Jatim, Aries Agung Paewai didampingi Kacabdindik Kota Malang-Kota Batu saat bertemu Kepala SMAK Yos Sudarso dan alumni SMAK Yos Sudarso yang ijazahnya sempat ‘tertahan’ di sekolah karena kurang adanya komunikasi antara alumni dengan pihak sekolah.

Diungkapkan Aries, pihaknya bersyukur karena banyak sekolah-sekolah swasta di Jawa Timur yang sangat perhatian bagi siswa yang telah lulus khusus bagi siswa kurang mampu. Kepada alumni SMAK Yos Sudarso Kota Batu yang sudah mendapatkan ijazahnya, Kadindik juga memberikan bantuan sembako dan uang tali asih. (Pewarta: Agus Salimullah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *