MELALUI aksi nyata awal Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), sekitar 350 siswa kelas XI SMAN 2 Batu bersama guru dan instansi terkait melakukan kegiatan penanaman sekitar 450 pohon di wilayah Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jumat (14/2/25).
Kegiatan penghijauan bertajuk Memayu Hayuning Bawana ini diikuti 350 siswa kelas XI dan guru SMAN 2 Batu. Hadir pula Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Kota Malang-Kota Batu, Dr. Hastini Ratna Dewi, M.Pd., Kadis Pendidikan Kota Batu, M.Chori, Kadis Pertanian Heru Yulianto, Dinas Lingkugan Hidup, Muspika Kecamatan Junrejo, Kades Junrejo Andi Faisal Hasan beserta perangkat Desa Junrejo, tim Saber pungli (sapu bersih sampah nyemplung kali), Dekan Fakultas Pertanian UMM, dan Kepala SMAN 2 Batu, Anto Dwi Cahyono, S.Pd.MM.
Memayu hayuning bawana sendiri merupakan falsafah Jawa yang mengajak masyarakat untuk hidup berdampingan dengan alam. ‘’Memayu’’ berarti menyayangi, ‘’Hayuning’’ berarti kedamaian atau harmoni, dan ‘’Bawana’’ berarti dunia atau kehidupan. Jadi, makna memayu hayuning bawana memiliki makna menjaga harmoni dan mencapai kesejahteraan dalam kehidupan sehari-hari melalui menghargai kearifan lokal dan menjaga keseimbangan alam.
Penanaman ratusan pohon penghijauan ini terlaksana berkat kerjasaman SMAN 2 Batu dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Dinas Pertanian Kota Batu, P-WEC, dan Fakultas Pertanian UMM. Ratusan pohon yang ditanam di Tanah Kas Desa (TKD) Dusun Junwatu dan Dusun Rejoso, Desa Junrejo tersebut berjenis pohon produktif seperti pohon nangka, durian, alpukat, dan pete. Selain itu secara berkelompok, siswa kelas XI juga menanam pohon keras seperti mahoni, abasia, trembesi, waru senu, jati, dan pohon beringin.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, M.Chori mengungkapkan, kegiatan P5 SMAN 2 Batu berupa penanaman pohon ini selaras dengan prioritas pembangunan Kota Batu yang diusung wali kota Batu terpilih, di mana salah satunya yakni menyangkut kelestarian lingkungan di Kota Batu. Diketahui, 57,2 persen wilayah Kota Batu terdiri dari hutan. Bahkan, Kota Batu jadi penyanggah sumber mata air yang mengaliri 16 kota dan kabupaten di Jawa Timur.
“Apa yang kita lakukan ini bukan hanya sekadar menghijaukan alam Kota Batu, tetapi ini untuk masa depan Kota Batu dan 16 kota dan kabupaten lainnya di Jawa Timur. Untuk itu mari kita jaga dan kita rawat bersama lingkungan kita,” ujarnya.
Apresiasi lain Kadis Pendidikan Kota Batu terkait kegiatan ini yakni, siswa tidak hanya dituntut cerdas secara akademis, tetapi juga perlu memiliki karakter kuat untuk mencintai lingkungannya sejak dini.
Sementara itu, Kepala SMAN 2 Batu, Anto Dwi Cahyono, S.Pd.MM mengungkapkan, kegiatan penanaman pohon ini merupakan rangkaian aksi nyata P5 bertema kearifan lokal yang dilakukan bersama dengan tim Adiwiyata SMAN 2 Batu.
“Alam merupakan titipan yang harus dijaga dengan baik demi anak cucu kita ke depan. Kegiatan ini merupakan upaya untuk mempertahankan kelestarian alam kita di Kota Batu. Kami mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang turut serta berkolaborasi dengan kami sehingga kegiatan ini berjalan lancar,” ungkapnya.
Selain kegiatan penanaman pohon, aksi nyata lanjutan kegiatan P5 dengan tema kearifan lokal berikutnya berupa pembuatan buku saku bahasa Jawa, beatle jula juli, tembang dolanan, dan ensiklopedi tumpeng yang akan direalisasi pada April 2025 mendatang.
“Kegiatan penghijauan ini merupakan program awal untuk P5 bertema kearifan lokal. Masih ada agenda lanjutan untuk proyek kearifan lokal berikutnya yang akan kami tampilkan pada bulan April mendatang,’’ ungkap Budi Santoso, salah seorang koordinator P5 kelas XI. (Agus Salimullah)

