
Tampak salah satu kelas XI SMAN 2 Batu melakukan latihan bermain drama yang akan ditampilkan pada AUDAMS Fest.
KOTA BATU, SMAN 2 BATU- Luar biasa. Kata itulah yang pantas menggambarkan agenda besar SMA Negeri 2 Batu berupa AUDAMS Fest: Simfoni Cinta Nusantara 2026 yang akan digelar di Gedung Kesenian Arjuna Wiwaha Kota Batu, Kamis (12/2/26) mendatang.
Kendati belum terlaksana, namun melihat agenda yang akan ditampilkan, suasana event ini pasti sangat spektakuler. Kegiatan ini nantinya berupa pementasan drama berbahasa Jawa dengan tema sejarah lokal dan nasional yang diselenggarakan oleh peserta didik kelas XI serta gelar pameran karya yang diselenggarakan oleh peserta didik kelas XII. Naskah drama disusun dan dimainkan secara berkelompok dengan memperhatikan unsur estetika, bahasa, serta nilai-nilai dan fakta sejarah yang terkandung di dalamnya. Sedangkan pameran gelar karya akan ditampilkan per kelas dengan unsur estetika, keunikan dan originalitas.
“Ya, tujuan kegiatan ini yaitu mengintegrasikan pembelajaran Bahasa Jawa, Sejarah, Seni-Budaya dan Perkarya serta Kokurikuler dalam bentuk karya kreatif. Selain itu untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa Jawa yang baik dan benar sehingga peserta didik semakin bangga dan menghargai salah satu bentuk nyata budaya lokalnya,” ujar Budi Santoso, S.Pd., Ketua Pelaksana.

Salah satu pementasan tari yang dilaksanakan di Gedung Sendratari Arjuna Wiwaha Kota Batu.
Ditambahkan, Audams festival ini juga bertujuan untuk menumbuhkan apresiasi terhadap nilai-nilai sejarah dan budaya Jawa, melatih keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif melalui pentas drama dan pameran. “Kegiatan ini juga sebagai perwujudan pembelajaran yang bermakna dan sesuai dengan prinsip deep learning,” terangnya.
Ditambahkan, acara ini juga untuk meningkatkan pemahaman sejarah terkait perlawanan rakyat yang bersifat kedaerahan melalui ujian praktik secara kolaboratif dan untuk menumbuhkan kesadaran bersejarah melalui peristiwa perlawanan rakyat serta memunculkan nilai-nilai perjuangan tokoh lokal dan nasional pada masanya.
Sesuai agenda, selah ekskul tari Audams tampil di pembuka acara dengan menampilkan tari ‘’Ksatria’’ , secara berurutan akan ditampilkan drama, antara lain, “Syarif Tambak Oso” dari kelas XI-3, “Raden Martopuro” dari kelas XI-5, “Imam Bonjol” dari kelas XI-8, “Untung Surapati” dari kelas XI-7, “Cut Nyak Dien” dari kelas XI-9, “Diponegoro” dari kelas XI-1, “Pattimura” dari kelas XI 10, “Sakera” dari kelas XI 2, “Sogol Sumur Gemuling” dari kelas XI 4, dan drama “Pangeran Antasari” dari kelas XI 6. (Pewarta: Agus Salimullah)
